Misteri Pelaku Penembakan 3 Polisi Lampung: Tersangka Dimana?

Daftar Isi

Lemkapi Sorot Lambatnya Penetapan Tersangka Penembakan 3 Polisi di Lampung: Pelakunya Sudah Jelas

Jakarta, 24 Oktober 2023 – Lembaga Kajian dan Pengembangan Hukum Indonesia (Lemkapi) menyoroti lambannya proses penetapan tersangka dalam kasus penembakan tiga polisi di Lampung. Kejadian yang menggegerkan tersebut terjadi pada 17 Oktober 2023 lalu dan hingga kini proses hukumnya masih berjalan lambat. Ketua Lemkapi, Edi Hasibuan, SH., MH., menyatakan kekecewaannya terhadap proses hukum yang dinilai lamban ini, khususnya mengingat sejumlah fakta yang sudah terungkap menunjukkan adanya indikasi kuat pelaku penembakan.

Kekecewaan Lemkapi atas Lambatnya Proses Hukum

Edi Hasibuan mengungkapkan rasa kecewanya terhadap proses penegakan hukum yang dianggap tidak efisien dan lamban. “Kami dari Lemkapi sangat kecewa dengan lambatnya penetapan tersangka dalam kasus penembakan tiga polisi di Lampung. Bukti-bukti yang ada sudah cukup kuat untuk meneteapkan tersangka, namun prosesnya terlalu lama,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor Lemkapi, Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Ia menekankan bahwa lambannya proses penetapan tersangka dapat menimbulkan berbagai konsekuensi negatif, termasuk merusak kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. “Kepercayaan masyarakat terhadap polisi sangat penting, dan lambannya proses penegakan hukum ini dapat merusak kepercayaan tersebut,” tambahnya.

Indikasi Kuat Pelaku Penembakan Sudah Teridentifikasi

Lemkapi menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, indikasi kuat pelaku penembakan sudah teridentifikasi. Namun, Lemkapi tidak mengungkapkan identitas terduga pelaku untuk menghindari gangguan proses penyelidikan. “Kami menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan, namun kami mengingatkan bahwa keadilan harus ditegakkan secepat mungkin,” tegas Edi Hasibuan.

Lemkapi mendesak Kepolisian Daerah Lampung untuk segera meneteapkan tersangka dan mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam peristiwa penembakan ini. “Jangan sampai kasus ini menjadi kasus yang terhenti di tengah jalan. Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Edi Hasibuan.

Perlu Transparansi dan Akuntabilitas dalam Proses Hukum

Selain mendesak penetapan tersangka, Lemkapi juga mengajak kepada polisi untuk lebih transparan dan akuntabel dalam proses penyelidikan dan penyidikan. “Transparansi dan akuntabilitas sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat. Polisi harus terus memberikan informasi kepada publik tentang perkembangan kasus ini,” ujar Edi Hasibuan.

Lemkapi menyatakan bahwa kejadian penembakan tiga polisi di Lampung merupakan kasus yang serius dan harus ditangani dengan cepat dan tegas. “Ini bukan sekedar kasus biasa, ini merupakan serangan terhadap aparat penegak hukum. Oleh karena itu, proses hukumnya harus dipercepat dan pelakunya harus dihukum sesuai dengan perbuatannya,” tegasnya.

Dampak Psikologis terhadap Keluarga Korban dan Institusi Kepolisian

Lemkapi juga menyoroti dampak psikologis yang dialami oleh keluarga korban dan institusi Kepolisian akibat peristiwa penembakan ini. “Kehilangan nyawa seseorang adalah sesuatu yang sangat berat. Oleh karena itu, pemerintah harus memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban,” ujar Edi Hasibuan.

Lembaga ini juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kita harus bersama-sama mencegah terulangnya peristiwa yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Harapan Lemkapi Terhadap Proses Hukum yang Adil dan Cepat

Lemkapi mengharapkan agar proses hukum kasus penembakan tiga polisi di Lampung dapat berjalan dengan cepat, adil, dan transparan. “Kami mendukung penyelidikan yang tepat dan tidak memihak. Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa terkecuali,” ungkap Edi Hasibuan. Lemkapi juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap saksi dan pemberian jaminan keamanan agar proses penegakan hukum dapat berjalan dengan lancar.

Edi Hasibuan menyatakan bahwa Lemkapi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan akan terus mengawal proses hukumnya sampai pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya. “Kami berharap agar kasus ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Peristiwa penembakan tiga polisi ini menjadi sorotan publik dan menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem keamanan dan penegakan hukum di Indonesia. Lemkapi berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar peristiwa serupa tidak terulang kembali dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dapat terus terjaga.

Percepatan proses hukum dan penetapan tersangka secepatnya sangat penting, bukan hanya untuk memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga untuk mencegah munculnya spekulasi dan menjaga stabilitas keamanan di daerah tersebut. Lemkapi akan terus mengawal dan mengawasi proses hukum ini agar berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Exit mobile version