Macet Maut Banyumas: Pemudik Tewas Sesak Dada.

Daftar Isi

Kronologi Kejadian

Dampak Kemacetan terhadap Kesehatan

Imbauan Kepada Pemudik

Kesimpulan

Usai Mengeluh Dada Sesak, Pemudik Meninggal saat Mobilnya Terjebak Macet di Banyumas Jawa Tengah

Banyumas, Jawa Tengah – Kemacetan arus mudik Lebaran 2024 kembali memakan korban jiwa. Seorang pemudik bernama Sutrisno (55 tahun), warga Desa Karangjati, Kabupaten Purbalingga, meninggal dunia di dalam mobilnya yang terjebak kemacetan di jalur alternatif Banyumas, Jawa Tengah, pada pukul 14.00 WIB, 20 April 2024. Kejadian ini menyoroti dampak buruk kemacetan panjang terhadap kesehatan pemudik, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan saksi mata, Sutrisno mengeluhkan sesak napas beberapa saat sebelum meninggal. Ia tengah dalam perjalanan pulang kampung bersama keluarganya menuju Purbalingga. Mobil yang mereka tumpangi terjebak macet parah di ruas jalan alternatif Banyumas, tepatnya di daerah Ajibarang. Kemacetan yang diperkirakan mencapai panjang hingga 5 kilometer, membuat kendaraan bergerak sangat lambat bahkan nyaris berhenti total.

Kondisi cuaca yang panas dan terkurung di dalam mobil dalam waktu lama diduga memperburuk kondisi kesehatan Sutrisno. Keluarga Sutrisno sempat berupaya memberikan pertolongan pertama, namun kondisi Sutrisno terus memburuk hingga akhirnya ia dinyatakan meninggal dunia di tempat.

“Bapak saya mengeluh dadanya sesak, napasnya juga terasa berat. Kami mencoba membuka jendela mobil agar udara masuk, tetapi kemacetan sangat parah, mobil susah bergerak,” ujar Sri Rejeki (30), putri Sutrisno, dengan nada suara bergetar. Ia masih tampak syok atas kejadian yang menimpa ayahnya.

Petugas kepolisian dari Polsek Ajibarang segera tiba di lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari warga. Mereka melakukan evakuasi jenazah Sutrisno dan mengamankan lokasi. Proses evakuasi berjalan lancar meskipun terkendala oleh kemacetan yang masih berlangsung.

Dampak Kemacetan terhadap Kesehatan

Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya kemacetan panjang bagi kesehatan pemudik. Kondisi terkurung di dalam kendaraan bermotor dalam waktu lama, terutama di tengah cuaca panas, dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti:

Bagi pemudik yang memiliki riwayat penyakit, sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan mudik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

Imbauan Kepada Pemudik

Kepolisian Resor Banyumas mengimbau kepada seluruh pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan. Mereka menyarankan agar pemudik:

Kejadian meninggalnya Sutrisno menjadi duka bagi keluarga dan juga menjadi pembelajaran bagi pemudik lainnya. Kemacetan memang tidak dapat dihindari sepenuhnya, tetapi dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, risiko dampak negatif kemacetan dapat diminimalisir. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih bijak dan waspada saat melakukan perjalanan mudik.

Kesimpulan

Kematian Sutrisno di tengah kemacetan arus mudik Lebaran 2024 di Banyumas, Jawa Tengah, menunjukkan betapa pentingnya keselamatan dan kesehatan selama perjalanan mudik. Kemacetan panjang dapat berdampak buruk pada kesehatan pemudik, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran.

Exit mobile version